Rabu, 19 November 2014

[Resensi Buku Islam] Bunga Rampai Rukun Islam



Rukun Islam merupakan perkara yang telah kita pelajari sejak sekolah dasar. Namun, berapa banyak diantara kita yang merasa penting untuk lebih mempelajarinya secara mendalam? Padahal, Rukun Islam sangat perlu untuk kita pahami dengan baik, sebab ia berkaitan langsung dengan ibadah-ibadah kita kepada Allah. 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya oleh Jibril Alaihissalam, “Wahai Muhammad, beritahukanlah kepadaku tentang Islam!”. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pun menjawab, “Islam adalah Kau bersaksi bahwa tiada Ilah (sembahan) yang berhak diibadahi selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah; mendirikan shalat, menunaikan zakat; puasa pada Bulan Ramadhan; dan melaksanakan haji bagi yang mampu menjalaninya” (HR. Muslim)

Nah, ibadah-ibadah yang terangkum dalam Rukun Islam ini tentunya harus dikerjakan dengan ikhlas dan ittiba’urrasul, yakni sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Sebab hal ini berkaitan erat dengan syarat diterimanya ibadah, maka sangat penting bagi kita untuk memastikan bahwa kita telah melaksanakannya berdasarkan dalil-dalil yang shahih, dan bukan hanya asal ikut-ikutan saja.

Untuk itulah, sepaket buku Bunga Rampai Rukun Islam hadir di tengah-tengah kita. Paket ini terdiri dari lima buah seri buku yang masing-masing bukunya membahas tuntas dan lengkap mengenai lima Rukun Islam, dimulai dari pembahasan tentang Syahadat, Shalat, Zakat, Puasa, hingga Haji. Kelima buku dengan ukuran 13,5 x 21 cm ini dikemas dalam sebuah box yang praktis dengan jumlah halaman mulai dari 210 hal hingga 283 hal. Cover tiap buku didesain secara eksklusif dengan layout isi yang memberikan kenyamanan saat pembaca menikmati untaian ilmu yang dipaparkan oleh para ulama yang kapabel di bidangnya masing-masing. 

Seri pertama dari Bunga Rampai Rukun Islam yang membahas Makna Dua Kalimat Syahadat disusun oleh ulama-ulama ternama, yaitu Dr. Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin, Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah al-Fauzan, dan Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz. Kolaborasi ini tentunya akan memberikan kita suguhan yang komprehensif tentang perkara Syahadatain, mulai dari maknanya, penjelasan maknanya, hingga tentang hal-hal yang membatalkan keislaman seseorang. Kesemuanya ini tentunya sangat penting untuk kita ketahui dan pahami sebagai seorang muslim agar aqidah kita tetap terjaga dan kita menyakini agama ini dengan sebenar-benarnya keyakinan. Kita akan menemukan, bahwa syahadat tidaklah sesederhana ucapan di bibir saja, namun mengandung makna yang sangat mendalam dan berkaitan erat dengan keyakinan kita. 

Sedangkan pada seri yang kedua dengan tajuk Sifat Shalat Nabi, kita akan disuguhkan dengan karya dari Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani yang tentunya tidak kita ragukan lagi kapasitas keilmuan beliau dalam hal ini. Seri kedua ini menjadi buku yang paling tebal diantara buku yang lain sebab di dalamnya mencakup segala hal tentang perkara shalat yang dibahas secara lengkap mulai dari keutamaan dalam menegakkan shalat sesuai dengan sifat shalat Nabi, gerakan-gerakannya, hingga bacaan dan surah-surah yang dianjurkan untuk dibaca pada masing-masing waktu shalat. Risalah ini akan menjawab dengan tuntas setiap pertanyaan kita tentang rukun iman kedua ini, sekaligus akan menjadi kawan baik yang dengan santun akan memperbaiki kesalahan-kesalahn shalat yang mungkin saja tanpa sadar sering kita lakukan. Sehingga, shalat kita bisa benar-benar mencontoh kepada cara shalat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan sempurna, dan kita memiliki pengetahuan yang menyeluruh tentang dalil-dalil dari setiap komponen dalam shalat kita. Shalat bukan lagi sekadar gerakan-gerakan tanpa makna, namun telah kita ilmui dengan baik, sehingga dapat memberi dampak pada kehidupan kita secara menyeluruh. 

Sedangkan seri ketiga hingga kelima bertema Zakat, Puasa, dan Haji, ditulis dengan apik oleh Prof Dr. Abdullah Muhammad ath-Thayyar yang merupakan guru besar di Universitas Muhammad Ibnu Sa’ud dan juga merupakan Wakil Menteri Urusan Islam, Waqaf, Dakwah, dan Bimbingan Islam di Kerajaan Arab Saudi. Seri tentang Zakat dan Haji dari paket buku ini diambil dari program penerbitan Risalah Pengenalan Islam yang diterbitkan oleh Pusat Pembahasan Ilmiyah Universitas Islam Al Imam Muhammad bin Sa’ud. Sama halnya dengan kedua seri sebelumnya, tiga seri terakhir ini pun membahas secara gamblang tentang berbagai macam hal yang patut kita ketahui berkaitan dengan Rukun Islam ketiga hingga kelima. 

Bunga Rampai Rukun Islam memberikan pemahaman yang mendalam kepada pembaca, sehingga dapat memberikan pencerahan yang berkaitan dengan pemahaman, keyakinan, dan aqidah kita dalam menjalani setiap ibadah tersebut. Tidak hanya sampai di situ, selain sisi-sisi pemahaman tentang konsep ibadah, tidak ketinggalan pula diberikan penjelasan secara detil mengenai teknis-teknis dalam hal ibadah sehingga kita dapat memastikan bahwa segala hal yang terkait dengan ibadah kita telah kita laksanakan dengan benar, baik dari segi pemahaman maupun teknisnya yang sesuai dengan dalil yang shahih dan tentunya telah dicontohkan dan dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Selain itu, dibahas pula tentang berbagai macam keutamaan dari ibadah-ibadah tersebut, sehingga dapat memotivasi kita untuk lebih bersemangat dalam menjalankannya. 

Menuntut ilmu syar’i melalui sepaket buku ini tentunya akan memudahkan kita dalam memahami Rukun Islam dan juga tentunya akan memperluas wawasan kita tentang hal-hal yang berkaitan di dalamnya. Misalnya, pada seri ketiga tentang Puasa, selain pembahasan tuntas tentang ibadah puasa dan Bulan Ramadhan, pengetahuan kita akan diperkaya dengan gambaran tentang puasa umat-umat terdahulu sebelum datangnya Islam. Begitu pula dalam seri terakhir tentang Haji, selain membahas tentang segala hal berkaitan dengan rukun kelima ini serta panduan manasik haji yang disusun dengan praktis dan mudah dipahami, akan ditemukan pula penjelasan tentang kekeliruan-kekeliruan yang banyak dilakukan oleh jama’ah haji, dimana mengetahui tentang hal ini akan menghindarkan kita dari kesalahan-kesalahan tersebut, sehingga kita dapat menyempurnakan ibadah haji kita. Selain itu, terdapat pula penjelasan tambahan perihal hal-hal yang berkaitan dengan ibadah Umrah yang mencakup hukum-hukum dan adab-adab dalam pelaksanaannya.  

Rangkaian seri buku ini pun menjadi semakin istimewa dengan adanya berbagai macam keunggulan-keunggulan di dalamnya. Buku ini disusun dengan mengumpulkan antara ketelitian ilmiah sehingga kita dapat memperoleh informasi-informasi yang shahih, serta dituturkan dengan bahasa yang memiliki kejelasan makna sehingga dapat dipahami oleh semua orang dan tidak membuat kening kita mengernyit saat membacanya. Misalnya saja, pada seri ketiga tentang Zakat, maka penulis tetap menggunakan istilah-istilah mengenai zakat, namun dengan memberikan penjelasan dalam analogi kontemporer saat ini, sehingga lebih mudah untuk dipahami, namun juga tidak mengurangi esensi dari sisi ilmiyahnya. 

Bahasa yang digunakan dalam buku ini relatif ringan dan dilengkapi dengan dalil-dalil yang shahih dari Al Qur’an dan As Sunnah, juga disertai dengan catatan kaki yang akan memberikan kepada kita penjelasan yang lebih mendalam mengenai suatu poin tertentu ataupun tentang derajat hadits yang digunakan dalam pembahasannya. Maka, selain memberikan kita tambahan wawasan tentang hadits itu, kita juga akan merasa tenang dalam mengamalkannya. 

Pada akhirnya, buku ini sangat layak untuk menjadi salah satu koleksi di rak buku kita. Tentu bukan sebagai pajangan, namun dapat menjadi teman setia yang akan menghamparkan lautan ilmu yang penuh dengan manfaat. Membaca buku ini akan menyadarkan kita tentang keluasan cakupan dari agama kita, sekaligus memperlihatkan kepada kita betapa sempurnanya setiap hal diatur dalam Islam. Kita akan menemukan penjelasan yang sistematis dan terstruktur sehingga lebih mudah dicerna untuk dipahami dan diamalkan. Sehingga, untaian Rukun Islam dapat kita ketahui secara sempurna dan memberikan kepada kita motivasi untuk mengamalkannya secara sempurna pula, in syaa Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar